Patrick Ekel Paparkan Program PTSL di FGD Fakultas Hukum Unsrat Manado

Patrick Ekel Paparkan Program PTSL di FGD Fakultas Hukum Unsrat Manado

MANADO, MediaManado.com- Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) RI menjadi tema sentral Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan Civitas Akademika Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Kamis (02/8/2018).

FGD yang menghadirkan narasumber Kepala Kantor ATR/BPN Kota Manado Patrick AA Ekel A Pthn MSi dan para peneliti dari Fakultas Hukum Unsrat Manado dikemas dengan tajuk Evaluasi Pelaksanaan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Dalam Rangka Mewujudkan Kepastian Hukum Hak Atas Tanah di Indonesia.

Tema yang disodorkan penyelenggara dimaksud untuk mengumpulkan pandangan dan pendapat serta untuk melakukan pembahasan tentang keterkaitan antara pelaksanaan PTSL dengan kepastian hukum hak atas tanah dengan melakukan analisis dan evaluasi terhadap pelaksanaan PTSL 2017.

Kepala Kantor ATR/BPN Kota Manado Patrick AA Ekel memaparkan beberapa daerah sebagai sampel telah dilaksanakannya program PTSL di Kota Manado, diantaranya Kelurahan Tumumpa Satu dan Tumumpa Dua pada tahun 2017 yang lalu.

Menurut Patrick AA Ekel, program PTSL yang diterapkan di sejumlah wilayah di Kota Manado, memudahkan warga pemilik bidang tanah memperoleh dokumen Sertifikat Tanah setelah pihak petugas Kantor ATR/BPN Kota Manado melakukan pendaftaran dan proses administrasi tersistematis sesuai ketentuan yang berlaku.

Para Peneliti yang hadir pada FGD Fakultas Hukum Unsrat Manado, memberi apresiasi terkait pelaksanaan program PTSL di Kota Manado.

Hal ini didasarkan karena, ditemukan di kelurahan yang ada di Kota Manado, adanya peta bidang lengkap yang diberikan pada pelaksanaan PTSL tahun 2017 tersebut dibandingkan dengan pelaksanaan di beberapa tempat yang masih bersifat sporadik massal.

“Program PTSL yang dilakukan Kementerian ATR/BPN melalui Kantor ATR/BPN Kota Manado, patut diapresiasi karena adanya peta bidang lengkap di kelurahan tahun 2017. Ini merupakan langkah maju atas kinerja Kantor ATR/BPN Kota Manado dalam menerapkan program PTSL,” ujar Toar Palilingan, SH, MH selaku Tim Peneliti sekaligus Moderator FGD Civitas Akademika Fakultas Hukum Unsrat Manado.

Dalam FGD, Kepala Kantor ATR/BPN Kota Manado juga menyampaikan bahwa pelaksanaan program PTSL telah diatur dalam Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN No. 6 Tahun 2018 dan Instruksi Presiden No. 2 Tahun 2018 tentang Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap di seluruh wilayah Republik Indonesia.

“Ketentuan peraturan pelaksanaan tersebut memberikan kemudahan-kemudahan, dan ketentuan-ketentuan tersebut berlaku hanya pada lokasi PTSL yang ditetapkan dengan surat keputusan penetapan lokasi,” ujar Patrick AA Ekel di hadapan para peserta FGD.

Dia menambahkan, Keluaran atau hasil dari pelaksanaan PTSL yang berbeda dengan pelaksanaan Prona pada tahun-tahun sebelumnya, diantaranya peta kelurahan lengkap yang mencakup seluruh bidang tanah yang ada termasuk bidang tanah yang sudah terdaftar sebelumnya dalam rangka memperbaiki kualitas data pendaftaran tanah.

“Selain itu, program PTSL memberikan solusi penyelesaian masalah batas bidang tanah maupun batas administrasi wilayah yang ada,” tandas Patrick Ekel.

Bahkan, kata dia, program PTSL justru membangun data base (basis data) digital berbasis persil/bidang tanah untuk mewujudkan Kebijakan Peta Tunggal (One Map Policy).

Kebijakan Peta Tunggal ini yang membuat sistem administrasi pertanahan di daerah lebih lengkap, transparan dan menghindari terjadinya sengketa lahan di daerah.

Mantan Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Kotabumi Lampung inipun menargetkan pelaksanaan PTSL di Kota Manado pada tahun 2018 sebanyak 3000 bidang pengukuran dan 1600 bidang sampai pada penerbitan sertifikat yang dilaksanakan di Kelurahan Buha dan Bengkol Kecamatan Mapanget.

Pada tahun 2019 nanti, kata Patrick Ekel telah diusulkan sebanyak 20.000 bidang tanah.

“Pekerjaan sebesar ini perlu dukungan berbagai pihak dan kalangan, termasuk kalangan akademisi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado,” ucap Kepala Kantor ATR/BPN Kota Manado ini yang disambut aplaus dari para peserta FGD.

Dikerahui, acara FGD dibuka oleh Ketua Tim Peneliti Dr. Donna O. Setiabudhi, SH., MH dan dihadiri oleh para dosen dan peneliti serta civitas akademika Fakultas Hukum Unsrat Manado, sejumlah Kepala Desa dan Lurah dan undangan lainnya dari wilayah Kota Bitung, Kabupaten Minahasa Selatan dan Kota Manado. (Ferry)


BPN.BPNWidgetBannerCekBerkas